Diawali kegemaran keluarga dan Cik Jun kecil terhadap makanan pedas sejak duduk di bangku Sekolah Dasar. Setelah dewasa, Cik Jun melihat banyak orang menyukai sambal juga, namun terkendala dalam mengolah cabai: mulai dari harga bahan dasar, waktu yang terbatas, sulitnya mengulek cabai, hingga rasa sambal yang terkadang kurang sesuai.
Melihat peluang yang ada, Cik Jun tidak hanya menjadi penikmat, tetapi berinisiatif menjadi pencipta. Dimulai dari resep kuno Nenek “Lie Hoen Lian” yang diberikan oleh sang Ayah, Cik Jun mencoba produksi dan melakukan banyak inovasi hingga akhirnya berhasil melahirkan sebuah brand yang dikenal dengan sambal resep kuno, selaras dengan sejarah sang nenek — DAPOER KUNO.
Dari penikmat, menjadi pencipta — menjaga rasa, merawat warisan.
Menjaga rasa, merawat warisan — dari dapur keluarga untuk Indonesia.
Dapoer Kuno kini memiliki 11 macam varian sambal ukuran 150 gr. 7 di antaranya merupakan sambal dengan topping, serta 4 lainnya sambal polos. Tak hanya sambal, Dapoer Kuno juga menghadirkan 3 varian lauk siap makan berukuran 250 gr yang praktis dan cocok untuk solusi lapar darurat, karena semua produk Dapoer Kuno sudah siap santap.
Hampir semua masakan Dapoer Kuno memiliki citarasa pedas gurih yang medok, dengan sensasi pedas yang dapat disesuaikan sesuai level kepedasan pilihan kamu.